Anis Merah JK Borong Juara di Piala Kemerdekaan Tasikmalaya

oleh -4.601 views

GlobalKicau – Penampilan yang apik kembali diperlihatkan JK . Andalan H. Agus Joker ini, sukses menguasai kelas Anis Merah pada gelaran Piala Kemerdekaan yang dikemas Ronggolawe Nusantara DPC Tasikmalaya, bertempat di Alam Wisata Situ Gede Tasik, Minggu 12 Agustus 2018. Panitia yang memainkan tiga kelas mampu diraihnya.

JK merupakan burung potensial dikelasnya. Setiap kali turun lomba, koleksi asal kicaumania Bandung ini, kerap kebagian gelar juara baik dilaga lokal maupun nasional lintas EO.

Dalam laga ini, kinerja JK mampu mencuri perhatian mania Anis Merah. Di setiap kelasnya, JK mampu membawakan lagu mewahnya sambil teler kekiri dan kenan hingga membuat sang juuri pun tanpa ragu memberikan bendera koncer. Apalagi di Wilayah Priangan Timur ini, kelas Anis Merah menjadi kelas favorit kicaumania setelah Murai Batu dan Love Bird.

Kemenangan JK yang dikawal dilapangan oleh Isan dan Somad menandakan kesiapannya menghadapi lomba besar lainnya. Radja Cup (26/8) dan Piala Raja (23/9) adalah incarannya untuk bisa membawa pulang hadiah utama. Dan sang pemiliknya H. Agus Joker pun sangat optimis mengingat burung andalannya ini kondisinya cukup stabil diarena lomba.

Masih di kelas AnisMerah, Kaisar milik Kimpen, gagal meraih kemenangan. Akan tetapi penampilanya masih dalam kondisi prima. Di laga ini, Kaisar hanya mendapatkan juara empat dan nominasi saja.
Sementara dikelas Murai Batu, Jarco milik Gojay tampil dominan. Dua kali turun mampu bertengger diposisi puncak. Di kelas pembuka Murai Batu, Jarco mampu menunjukan kinerja terbaiknya.

Gaya tarung ngeplay sambil bongkar isianditunjang volume kencang berhasil ditonjolkannya dengan cukup sempurna hingga berujung dengan juara.
Kemudian prestasinya kembali berlanjut di laga tiket paling mahal yang tentunya sangat dinanti nantikan mania murai batu karena lost gantangan. Jarco nampaknya masih terlalu tangguh bagi lawan lawannya. Besutan kiacua mania asal Kota Santri Tasikmalaya ini, dari awal sampai akhir mampu bekerja dengan baik hingga juara pun tak terelakan lagi.
Sedangkan Galunggung yang juga merupakan burung mapan, kali ini hanya menduduki tempat kedua.

Meski demikian, penampilan Galunggung cukup mengesankan sang empunya Acep Kawalu dari Tasikmalaya. Di laga pembuka, Galunggung kalah start dari awal hingga kemenangan yang sudah didepan mata gagal diraihnya dan harus puas menempati posisi runnner-up.

Even ini berjalan dengan baik dan lancar dari awal sampai akhir lomba. Tetapi ada sedikit kendala rekapan juara tidak tersedia.

“Kami atas panitia mohon maaf yang sebesar besarnya kepada kicaumania yang burung jagoaannya masuk diposisi sepuluh besar,”ujar Omcor./RadjaPasundan