Datuk Mustika Nyaris Libas Kelas Utama MB FIF

oleh -367 views

Dari Gelaran Mewah “ FIF Cup Feat Oriq Jaya “ Bandal Lampung  

Kabar gembira saya terima, dari kicaumania lawas H.Ikbal yang boleh jadi namanya begitu bersinar diblok barat atau Jabodetabek.Beberapa squadnya selalu berprestasi dengan aksi yang selalu mengudang decak kagum pesaingnya. Aksi tersebut selalu ditampilkan mb lawasnya yang garang dan selalu agresif dalam laganya.

Ini tak lain Datuk Mustika, burung yang selalu jadi buah bibir dilomba spektakuler BnR Award 2019, dimana ia turun disalah satu kelas paling bergengsi MB BOB Silver yang harus berhadapan dengan burung-burung terbaik antar blok, siang lomba skala nasional. Pemilik sebenarnya tak berharap banyak karena,burung gacor duluan dan lama menanti.

Tetapi yang terjadi dilapangan sebaliknya, DM ingin meyakinkan sang empunya kalau dia masih bertaji dan bisa banggakan pemiliknya. Sejak awal dia langsung bongkar dengan lagu tembakan yang mampu menghipnotis para juri. Kinerja tuntas lagu tembakan terus dipamaertkan dengan variative membuatnya terus diburu para juri. Crew 707 sf  terus suport yang hasilnya sangat membanggakan, DM nyaris melibas kelas BOB ,sayang ia kalah tipis dibendera biru yang harus merelakan juara pertama dan ia rebut juara kedua dengan laga yang membanggakan.

Kini ,lama tak turun diJabodetabek, tetapi bukan berarti dia pensiun, Pekan lalu Bang H.Ikbal mencoba turunkan burung lawas itu dilombanya “ FIF Cup “ Minggu (15/03) Bandar Lampung dengan penjurian Oriq Jaya yang profesional. Seperti biasa, Datuk Mustika diturunkan pada kelas-kelas utama, siang itupun DM turun diMB FIF kerlas utamanya murai batu. Seperti biasa sejak digantang ia langsung  glontorkan lagu-lagu tembakannya yang kasar-kasar dan menekan.

Lagu mewahnya siang itu terus dikeluarkan membuat pesaing dan para juri terpesona,ditunjang kinerja yang tuntas akhirnya burung terbaik lomba MII CUP dan Dinan Cup dinobatkan sebagai juara kedua, kalah sama burung tuan rumah. Kendati demikian pemain yang satu ini memang selalu legowo,” apapun hasilnya tetap harus disyukuri “ Ungkapnya tenang.

Lomba dikampung halaman sendiri seperti bernostalgia atau reunian, beberapa kawan lawa juga ikut gabung dan MB Zakiro ternyata punya kualitas yang muupuni sehingga turun didua kelas berbeda masih kebagian nomor kecil. Saat turun dikelas MBDamestra ia masuk lima besar dan turun diMB utama FIF ia dibawah DM sebagai juara tiga. H.Ikbal berharap kawan-kawan yang dilampung bisa gabung gantang bareng diJabodetabek agar lebih erat persahabatannya.(Yanyan)