Kenali Lovebird Yang Sudah Terkena Doping

oleh -3.621 views

Globalkicau – Menjadi juara kini buka sebagai tolak ukur prestasi tetapi sudah menjadi gensi dan harga diri. Banyak akal agar burung bisa menjadi juara dengan cara instan atau pemberian doping, namun tujuan utama dan terakhir dari perilaku itu sebenarnya untuk membohongi calon pembeli yang tertarik dengan performa burung yang sudah kena doping.

Pemberian doping dilakukan oleh oknum kicaumania saat burung akan dilombakan dan burung yang akan dijual. Burung yang terkena doping secara sepintas akan terlihat sehat dan gacor. Tak heran banyak pembeli yang terkecoh yang berakhir dengan kecewa.

Bagaimana mengenalinya? Saat pengaruh doping sudah melemah atau habis, burung akan terlihat lesu. Dalam kondisi yang belum terlalu sakaw dan masih kuat bunyi, dia biasanya mengeluarkan bunyi ciap, atau krek atau apalah yang sangat monoton tapi keras dan khas dengan interval 1-2 menitan.

Jika tidak “dibantu” oleh doping lagi, kondisinya benar-benar sakit dan benar2 terlihat seperti burung sakit yang megap-megap atau terengah-engah.

Efek pemberian doping untuk burung yang baru sekali-dua kali kena doping biasanya bertahan sampai 3-4 hari. Untuk burung yang terbiasa doping, 1-2 hari. Dan untuk “meningkatkan daya tahan” sampai 3-4 hari atau lebih, takaran doping ditambah. Selain itu, burung yang terkena doping akan terlihat kaki atau sayapnya bergetar (tremor) dan mempunyai kecenderungan tidak tertarik dengan lawan jenis.

Pastikan burung tidak terkena doping. Menang atau kalah dalam pertandingan adalah hal yang biasa. Besok kita bisa gantang lagi. Dan untuk memberikan kenyamanan pada burung terutama Lovebird, pastikan Sangkar RADJA menjadi pilihan kicaumania. Kualitas Mewah dengan harga terjangkau./RG