Setting Lomba Cucak Ijo Rumahan Jadi Juara Lapangan

oleh -5.715 views

Globalkicau – Jangan manjakan burung kalau mau dibawa main, tegas Mang Tia yang saai ini merawat Satria, Cucak Ijo milik Ivan Syam Royal Sakura SF Bandung. Biasanya burung manja akan mengembungkan badan dan memeletkan lidahnya begitu melihat pemiliknya datang.

Pria kelahiran Purworejo ini memberikan rahasianya, “Kita bisa memberikan terapi kejut”. Tepuk pinggiran sangkarnya dengan tangan, sampai hingga burung terdiam. Lakukan hal ini setiap kali kita lewat di hadapanya, dan burung menunjukkan perilaku melet-melet lagi.

Jika memiliki kandang umbaran, kita bisa memasukkan cucak hijau bermasalah ke dalam kandang tersebut. Hal ini bisa dilakukan setiap hari selama masa perawatan. Bisa juga hanya dimasukkan dalam kandang umbar setiap sore, dengan durasi 1-2 jam saja.

Selain jangkrik 5 ekor. Untuk memberikan kebugaran burung dan menjaga stamina, pemberian buah pisang bisa dihentikan sementara, diganti dengan pepaya selama beberapa hari (misalnya 3 – 4 hari). Pada masa terapi ini, hindari memancing-mancing burung yang hanya membuatnya makin manja. Misalnya bersiul di hadapannya, atau memainkan tangan di depan sangkarnya.

Sisa kotoran buah-buahan, potongan badan jakrik dan kotoran burung harus rajin dibersihkan. “Kandang kotor mengundang penyakit dan mendatangkan semut. Pastikan mencari kandang yang memiliki bahan kuat dan memiliki anti rayap. Sangkar RADJA bisa menjadi rekomendasi,” ungkap Ucil tanpa maksud berpromosi.

Biasakan untuk menjemur burung pada pagi hari selama 2-3 jam. Biasanya burung yang jarang dijemur akan langsung “mandi matahari” dengan memiringkan tubuh dan mengangkat sebelah sayapnya. Setelah dijemur, burung dikerodong dan taruh dalam ruangan. Diasingkan sampai menjelang lomba. /RG